Eddy Soeparno

Soal Puisi Kontroversial Sukmawati, Sekjend PAN : Saya Khawatir Muncul Kasus Ahok Jilid II

JAKARTA, EDDY SOEPARNO.COM – Khawatir akan berbuntut panjang, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno berharap, Sukmawati Soekarnoputri segera minta maaf kepada umat Islam atas puisinya yang berjudul Ibu Indonesia yang dinilai telah melukai ummat muslim di Indonesia.

“Kalau masalah ini tidak segera selesai, saya khawatir akan muncul kasus Ahok part two karena ucapannya menyakiti hati umat Islam di Indonesia,” kata Eddy dalam siaran pers, Rabu (4/4/2018).

Eddy melihat puisi Sukmawati tidak tepat dalam membuat analogi antara hijab dan sarikonde. “Menyatakan suara kidung lebih merdu daripada suara azan, merupakan kata kata yang sangat menyinggung umat Islam,” ucap Eddy.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa azan adalah panggilan suci dan tidak layak dibandingkan dengan karya seni apapun. “Mestinya menurut Eddy, Sukmawati mengerti batas-batas kepatutan dan menghormati simbol agama Islam, meski dalam pusinya itu dia menyatakan ‘saya tidak mengerti syariat Islam,” tukas Eddy Soeparno.

Eddy khawatir kasus ini akan memicu sentimen negatif umat Islam yang bisa mengakibatkan gesekan keras sebagaimana kasus Ahok dalam Pilgub DKI 2017. “Apalagi sekarang tahun politik, isu apapun rawan dipolitisasi,” tambah Eddy.

Kepada umat Islam Eddy meminta untuk tetap menjaga emosi dan tidak terpancing untuk melakukan hal-hal di luar ketentuan hukum yang berlaku.

“Kita pasti marah jika ada orang yang menghina kepercayaan kita, tapi hendaklah tetap bisa menjaga diri dari perbuatan anarkis,” katanya.

Diketahui, dalam acara ’29 Tahun Anne Avantie Berkarya’ di Indonesia Fashion Week 2018, Sukmawati membaca puisi yang akhirnya menuai reaksi keras dari umat Islam karena dinilai menista keyakinan ummat islam khususnya soal adzan dan cadar. (NC)

Berita ini disadur dari berita Sindonews.com yang berjudul “Sekjen PAN Khawatir Puisi Sukmawati Munculkan Kasus Ahok Jilid II