Eddy Soeparno

Sekjen PAN: Anak Muda Jangan Takut Politik

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON – Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengajak anak muda untuk aktif dan terjun ke politik, kalau perlu masuk partai politik.

“Jangan takut atau khawatir. Berikan kontribusi politik yang aktif. Mari berpartisipasi aktif untuk memberikan warna dan memperbaiki iklim politik Indonesia,” ungkap Eddy saat memberi kuliah umum di Fisip Universitas Muhammadiyah Cirebon, dengan tema ‘Peran Pemuda dalam Politik’, Rabu (8/3/2017).

Eddy sempat bertanya kepada mahasiswa, bagaimana pemuda harus memiliki karakter kebangsaan di tengah arus globalisasi saat ini?

“Kita dipersatukan oleh sejarah karena perasaan kita sebagai bangsa yg terjajah dan keinginan kita ingin merdeka. Character building saat ini menghadapi tantangan globalisasi” ungkap Eddy.

Eddy Soeparno memaparkan tahun ini penuh ketidakpastian. Kita dihadapi masalah kesenjangan yang ada di Indonesia yang memicu berbagai hal, termasuk masalah penistaan agama.

Di samping keberpihakan, ada masalah kebhinekaan dan nasionalisme. Saat ini Indonesia sedang dalam masa krisis, kebhinekaan kita sedang diungkit, sedang diuji.

Dalam kesempatan kuliah umum, Prof Khaerul Wahidin selaku rektor UMC juga mengajak kelompok pemuda untuk memiliki tradisi berpikir yang kritis, memiliki peranan strategis dalam mengokohkan jati diri bangsa.

“Sejarah mencatat, kemajuan sebuah peradaban ditentukan oleh kehadiran kelompok muda yang kritis dan memiliki tradisi intelektualitas dan kreatifitas” ungkap Khaerul Wahidin.

Dalam menutup kuliah umum, Eddy Soeparno menyinggung persoalan ekonomi yang merupakan aspek penting dalam kemakmuran bangsa Indonesia.

Mengutip Hatta bahwa kebahagiaan rakyat itu harus berdasar cukup pangan, kesejahteraan, kebebasan dan perdamaian.

Untuk mencapai itu, pembangunan karakter menjadi penting. Memperkokoh jati diri bangsa di tengah lingkungan yang semakin terbuka adalah suatu keharusan.

Jika tidak, identitas kebangsaan dapat tergilas. Selain itu, tantangan dan tingkat kompetisi yang mengitari saat ini pun juga semakin kompleks.