Eddy Soeparno

Sekjen DPP PAN: Pemerintah Hendaknya Memiliki Perhatian Serius Kepada Industri Kreatif

CIREBON (CT) – Industri kreatif saat ini membutuhkan perhatian yang lebih serius. Ketidakhadiran pemerintah dalam industri kreatif bukan karena tidak adanya keinginan. melainkan pemerintah dianggap belum memiliki kemampuan, khususnya soal anggaran.

Demikian diungkapan Sekjen DPP PAN, Eddy Soeparno saat menjadi pembicara bersama penggiat industri kreatif dan komunitas, Nisa Rengganis dalam diskusi Komunitas Rumah Nusantara 2016 di Bangi Kopitiam Cirebon, Selasa (16/08).

Kegiatan tersebut dihadiri puluhan pelaku industri kreatif dan komunitas di Cirebon dan sekitarnya. Masukan dan aspirasi dari diskusi Komunitas Nusantara ini akan dibawa ke parlemen sebagai bahan masukan bagi wakil-wakil rakyat di DPR

Eddy menjelaskan, saat ini pemerintah belum bisa mengakomodasi seluruh komunitas yang ingin mengembangkan minat dan bakatnya.

Apalagi di tengah penerimaan pajak yang terus menurun, bahkan ada rencana pemotongan anggaran. Namun, komunitas bisa bergantung pada pihak yang memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi, seperti sponsor individu dan CSR perusahaan.

“Walau begitu, tetap harus ada perhatian, kepedulian, dan langkah konkret dari pemerintah,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Nisa Rengganis mengutarakan, selama ini, banyak komunitas di Cirebon senantiasa melakukan kampanye walau tanpa kehadiran pemerintah. Seperti komunitas lingkungan hidup yang mengkampanyekan isu-isu lingkungan dan membentuk duta lingkungan hidup. Ada juga komunitas sastra yang mengkampanyekan membangun sastra di Cirebon.

“Sangat tepat jika di Cirebon dibangun rumah kreatif. Namun, Cirebon sebagai kota kreatif hendaknya jangan dijadikan sebagai ajang branding belaka,” pungkasnya. (Haris)