Eddy Soeparno

Safari Politik, Ketum PAN Disebut Jajaki Tokoh Potensial 2019

Jakarta, CNN Indonesia — Partai Amanat Nasional (PAN) membantah sedang menjajaki poros ketiga untuk Pemilu 2019 setelah ketua umumnya, Zulkifli Hasan, tampak rutin menerima tokoh-tokoh dalam dua pekan terakhir.

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengaku hal itu dilakukan untuk mencari tokoh yang berpotensi maju pada 2019.

“Ini bagian dari komunikasi politik yang kita lakukan, yang dilakukan PAN oleh seluruh parpol, oleh seluruh tokoh. Kita melihat, kita tidak usah bicara poros dulu, kita bicara siapa tokoh-tokoh yang bisa maju,” kata dia, di Jakarta, Sabtu (12/5).

Dalam dua pekan terakhir, Zulkifli tercatat telah menerima mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang.

Jumat (11/5), Zulkifli menerima Ketua Umum PKB sekaligus Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Pekan depan, rencananya Zulkifli akan menerima Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Eddy menjelaskan bahwa yang dilakukan Zulkifli merupakan bentuk safari kebangsaan dalam kapasitasnya sebagai Ketua MPR untuk menyerap masukan, aspirasi dari tokoh-tokoh yang datang.

“Tentu sebagai kapastitas Ketua MPR, pak Zul juga dapat melihat seberapa jauh yang bersangkutan [tokoh-tokoh yang datang] memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan untuk menjadi pemimpin dan kemudian tokoh yang berpotensi berpeluang maju di pilpres 2019,” katanya.

Eddy mengatakan PAN saat ini tengah melihat sosok atau tokoh yang layak didorong dan dibicarakan bersama semua partai politik, salah satunya Gatot Nurmantyo.

“Pak Gatot memang salah satu tokoh yang kita sudah melakukan pembahasan dan penjajakan dengan cukup intensif. Di samping tokoh-tokoh lain tentunya,” katanya.

Selain Gatot, PAN kata dia, juga memiliki kedekatan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Namun, PAN juga memantau tokoh lain seperti TGB hingga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Kita lakukan pembicaraan yang relatif intensif dan visi misi beserta program yang disampaikan itu cocok dengan PAN ya salah satu diantaranya adalah pak Gatot Nurmantyo,” ujarnya.

Namun, sosok Gatot juga disebutnya masih merupakan salah satu tokoh yang dipantau dan bakal dikomunikasikan dengan partai politik lainnya.


(arh/arh)

Sumber: cnnindonesia.com