Eddy Soeparno

Masa Remaja Belajar Keuangan

Apa menariknya ikut OSIS? Eddy Soeparno merasakan hikmahnya setelah menjadi profesional bisnis dan akhirnya menjadi Sekjen PAN.

Dia mengenang, masuk OSIS SMA saat menjadi murid Sekolah Indonesia di Bangkok, Thailand. Sebagai ketua dia belajar banyak hal.

“Pengalaman terbaik yang saya peroleh ketika itu adalah mengorganisir siswa, kegiatan, mempersiapkan anggaran dan melaporkan hasil pencapaian kepada kepala sekolah,” Eddy mengenang hal itu Mei 2015.

“Prinsip-prinsip organizing, time management, budgeting, dan accountability, saya peroleh dengan berorganisasi melalui OSIS,” lanjutnya.

Di kemudian hari, sebagai profesional Eddy selama 20 tahun lebih menggeluti commercial & investment banking. Di dalamnya termasuk fund raising dan restrukturisasi utang.

Belajar hal baru, itulah yang selalu melecut Eddy. Dia terilhami oleh ayahnya, almarhum M. Soeparno, yang ditugaskan di Jerman sejak 1968. Soeparno harus mengembangkan si kecil Garuda Indonesia pada awal era jet. Saat itu Garuda harus berhadapan dengan maskapai mapan, misalnya Lufthansa, KLM, dan Pan Am.

“Alhamdulillah almarhum berhasil mengembangkan Garuda menjadi salah satu penerbangan asia terkemuka di Eropa saat itu, jauh mengungguli maskapai penerbangan Asia Tenggara lainnya,” katanya.