Eddy Soeparno

Pilkada Kondusif Potret Masyarakat Sudah Demokratis

Satu hari lagi Pemilihan Daerah (Pilkada) akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Pemilihan yang digelar di 101 daerah pada 15 Februari 2017 ini tentu perlu pengawalan terbaik dari pihak kepolisian dan petugas di masing-masing daerah. Sebab, segala kemungkinan akan terjadi di lapangan jika pengawalan tersebut tidak optimal.

Sebagaimana pemberitaan di berbagai media, pelaksanaan pilkada serentak 2017 ini penuh dengan dinamika, khususnya di DKI Jakarta. Sejak sebelum masa kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, warga disuguhi dengan pertarungan sengit tiga pasangan calon (paslon) yang bakal memperebutkan suara pemilih pada dua hari mendatang.

Melihat beberapa isu yang ramai di Jakarta, bahkan hingga menyita perhatian masyarakat daerah-daerah untuk turut serta mendatangi Jakarta demi menyelesaikan masalah dari isu-isu yang beredar, rasanya tidak ada alasan lagi bagi kita semua khususnya pihak kepolisian dan umumnya masyarakat untuk tidak mensukseskan pesta demokrasi ini dengan tertib dan kondusif.

Kita tentu berharap pelaksanaan Pilkada serentak nanti bisa berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Dengan tanpa melakukan kecurangan atau keributan apapun, maka tentu Pilkada serentak ini akan berjalan sesuai harapan.

Hal demikian juga diungkapkan oleh Sekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno. Menurut Eddy, keterlibatan warga negara dalam menjaga ketertiban selama Pilkada dilaksanakan sangatlah penting. Selain itu, Eddy juga menganggap Pilkada serentak ini merupakan ujian bagi demokrasi di Tanah Air. Jika kita bisa menjalankan dengan baik, maka jelas masyarakat Indonesia telah lolos dalam memaknai demokrasi di negeri tercinta ini.

Sebagai tokoh politik nasional, Eddy juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Pilkada serentak 2017 dengan aman, nyaman, dan penuh kejujuran. Sehingga saat pelaksanaannya nanti tidak terjadi hal-hal negatif yang tidak diinginkan.Ketika pilkada berlangsung lancar dan tertib, itu adalah gambaran kualitas demokrasi yang sedang kita bangun.

Selain itu, kita juga perlu mengapresiasi langkah-langkah antisipatif yang telah dilakukan pemerintah, KPU, Bawaslu dan aparat kepolisian untuk mencegah terjadinya keributan masyarakat hingga saat ini. Segala informasi yang menimbulkan keresahan masyarakat harus segera ditangani oleh pemerintah, aparat kepolisian dan penyelenggara pemilu, sehingga jelas mana yang menjadi berita fakta atau berita bohong (hoax).

[fit]