Eddy Soeparno

Peran Anak Muda dalam Mengembangkan Kota Kreatif

Kota kreatif menjadi salah satu isu perkotaan yang berkembang saat ini. Kota yang kreatif menunjukkan variasi suasana kota yang berbeda dan memiliki keunikan. Kota kreatif mampu memberikan ruang bagi warganya untuk melakukan segala aktivitas kreatifnya. Warga yang tinggal dapat mengekspresikan bakat serta potensinya di bidang apapun, misalnya seni, budaya, teknologi, desain, arsitektur hingga industri kreatif.

Peran masyarakat dengan adanya kota kreatif sangatlah besar. Masyarakat dapat mengekspresikan apapun yang ingin dituangkan dan dikembangkan. Sehingga, masyarakat akan membentuk suatu perkumpulan yang memiliki hobi yang sama, maka dari situlah disebut sebagai komunitas.

Sekjen DPP Partai Amanat Nasional, Eddy Soeparno mengungkapkan bahwa kota kreatif berperan untuk mendukung ekosistem kondusif dalam pengembangan ekonomi kreatif.

“Komunitas sangat berpengaruh besar terhadap perkembangan kota dan dapat menjadikan suatu kota menjadi kota yang kreatif dan atraktif,” ungkapnya.

Pengembangan kota kreatif haruslah dilakukan secara bersama-sama dan sinergi oleh lintas pemangku kepentingan yang melibatkan pemerintah baik pusat maupun daerah, komunitas kreatif sebagai representasi masyarakat, akademisi dan para pelaku usaha.

Lantas, bagaimana indikator kota kreatif? Baru-baru ini, Eddy Soeparno, menyebutkan bahwa ada setidaknya 18 indikator untuk menjadikan sebuah kota menjadi kota kreatif.

“Sedikitnya, terdapat 18 indikator kota kreatif yang dilansir oleh UNESCO Creative City Network,” tuturnya.
Pertama, peran dan dasar-dasar bidang kreatif dalam sejarah kota. Kedua, ekonomi dan dinamika sektor budaya. Ketiga, pameran, konvensi, dan peristiwa nasional. Keempat, festival dan acara skala besar lainnya. Kemudian, pendidikan, penelitian, ruang kreasi, fasilitas ruang-ruang budaya, sejumlah kebijakan, inisiatif kerjasama internasional, serta ketersediaan infrastruktur dan lain sebagainya.

Kota kreatif sangat dipengaruhi oleh komunitas dan anak muda di kota tersebut. Kehadiran mereka menjadikan kota lebih atraktif serta menarik bagi pengunjung.

“Sebagai generasi muda yang cerdas, kreatif dan inovatif, sekarang saatnya kita berperan dalam mengembangkan kota-kota kreatif di Indonesia,” tutup Eddy.