Eddy Soeparno

Pembangunan Infrastruktur Jangan Sampai Matikan Pedagang Kecil

RMOL. Pembangunan infrastruktur di era Joko Widodo terbilang sukses. Terlebih, banyak daerah kini terkoneksi dengan jalan tol.

Namun begitu, Partai Amanat Nasional (PAN) yang merupakan bagian dari koalisi pemerintah justru menyebut kesuksesan membangun jalan tol itu memiliki sisi negatif.

Sekjen PAN Eddy Soeparno menyebut bahwa ruas tol yang semakin banyak justru akan mematikan ekonomi kerakyatan.

“Semakin banyak tol tentu banyak pedagang tradisional yang bermasalah,” ujarnya saat ditemui di Bilangan SCBD, Jakarta, Minggu (22/10).

Eddy mencontohkan, kehadiran Tol Cipali di pantai utara Jawa. Menurutnya, keberadaan tol itu banyak dikeluhkan oleh pedagang yang berjualan di Jalur Pantura yang mulai ditinggalkan sebagai jalur utama.

Kata dia, bukan hanya pedagang di pinggiran jalan saja yang mengeluh, pedagang oleh-oleh khas di daerah yang biasanya ramai dengan pengendara yang melintas juga turut mengeluh.

“Misal pedagang batik di Pekalongan yang mengeluhkan pembeli yang lalu lalang langsung melaui tol untuk mencapai titik tujuannya, sehingga pendapatan mereka menjadi berkurang,” jelasnya.

Untuk itu, ia mengusulkan adanya inisiatif pengembangan UMKM dalam rest area jalan tol. Sehingga ekonomi kecil tidak kalah saing karena area tersebut banyak diisi rumah makan dan toko kelas atas.

“Tetapi perlu diperhatikan jangan sampai membebani dengan beban biaya lahan yang mahal,” tukasnya. [ian]