Eddy Soeparno

Pasca Rakernas, PAN Fokus Garap Pilkada

Partai Amanat Nasional (PAN) telah selesai menggelar Rakernas 2016 di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, beberapa waktu lalu. Setelah itu, sepertinya partai berlambang matahari terbit ini tidak punya waktu untuk bersantai karena harus menghadapi beberapa agenda penting, salah satunya adalah Pilkada 2017 dan 2018.

Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy meski masih tahun depan, kader PAN di seluruh daerah diminta untuk bekerja sedini mungkin untuk memenangi setiap Pilkada. Eddy menjelaskan setelah Rakernas berakhir, partainya segera melakukan pencalonan dan pencalegan dini untuk mempersiapkan Pilkada dan Pemilu 2019.

Khusus untuk Pilkada serentak, partainya akan membuka diri bagi siapa saja yang akan mencalonkan diri menjadi kepala daerah, baik dari internal partai maupun di luar partai. Namun, semua orang yang mendaftar tidak serta merta akan langsung diusung PAN karena orang tersebut harus memenuhi kriteria yang diminta PAN. Setelah dikira memenuhi persyaratan, Eddy menjelaskan, partainya akan mengadakan survei kecil untuk mengukur seberapa besar elektabilitas dan popularitas bakal calon tersebut di daerahnya.

Untuk target Pilkada, Eddy mengatakan akan memasang target tinggi dalam gelaran Pilkada ini. Eddy mengaku partainya akan berusaha menyapu bersih semua Pilgub selama 2017.

“Kami punya target di tahun 2017 PAN akan menyapu bersih tujuh provinsi yang menggelar pilgub secara serentak, entah calon tersebut dari kami, internal PAN, atau orang lain yang kami usung,” kata Eddy seperti dilansir Kompas.com.

Di Provinsi Gorontalo dan Papua Barat, PAN sudah memutuskan untuk mengusung calon sendiri. Di Aceh, PAN memutuskan mengusung tokoh masyarakat di sana. Sementara di empat provinsi lainnya, yakni Bangka Belitung, Banten, Sulawesi Barat dan DKI Jakarta, PAN masih menimbang-nimbang calon yang tepat untuk diusung.

Meskipun demikian, PAN akan realistis dalam menghadapi Pilkada, jika tidak ada calon internal yang memenuhi kriteria, maka PAN akan mengusung orang di luar partai yang memiliki elektabilitas dan popularitas yang mumpuni.

Sementara di pemilu 2019, PAN menargetkan adanya peningkatan kursi di DPR. Pada Pemilu 2014, PAN menempati peringkat lima dengan 49 kursi di parlemen. Di Pemilu 2019, PAN ingin menambah 10 kursi lagi.

“Minimal kita targetkan akan mendapat 56 kursi. 56 kursi masih realistis, tapi kita mencoba mendapatkan 65-70 kursi,” kata dia.

Oleh Ahmad Ramadhan