Eddy Soeparno

Pancasila Sebagai Sarana Persatuan Bangsa Indonesia

Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa, dasar negara Republik Indonesia, dan sebagai ideologi nasional yang mempersatukan masyarakat Indonesia dari berbagai suku dan daerah. Selain sebagai lambang negara Indonesia, Pancasila juga menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan kelima sila yang tercantum dalam Pancasila, masyarakat Indonesia dapat hidup dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila seperti hidup dengan berkeyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa, hidup dengan gotong-royong, bermusyawarah, menciptakan keadilan bagi sesama, serta menciptakan rasa nasionalisme kepada anak bangsa.

Oleh sebab itu, untuk menjaga kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih harmonis, Presiden Joko Widodo berencana membentuk sebuah lembaga khusus terkait Pancasila. Menurut Presiden Jokowi saat ini banyak negara di dunia yang gelisah karena nilai toleransinya yang terkoyak. Hal tersebut membuat ketertiban sosial terganggu dan semakin goyahnya upaya dalam mengelola keberagaman dan perbedaan. Disamping itu, maraknya aksi terorisme juga terus menghantui ketenangan masyarakat Indonesia belakangan ini. Oleh karena itu, perlu adanya pemantapan Pancasila untuk menjaga kerukunan antar bangsa.

Rencana pembentukan khusus terkait pemantapan Pancasila yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi ini mendapat dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN). Hal ini disampaikan oleh Sekjen DPP PAN, Eddy Soeparno.

Menurut Eddy, rencana pembentukan lembaga pemantapan Pancasila ini perlu diadakan mengingat pentingnya menanamkan ideologi negara ke setiap anak bangsa. Selain itu, lembaga pemantapan Pancasila ini dianggap perlu dibentuk di tengah menurunnya sikap empati anak bangsa yang semakin apatis terhadap kerukunan dan ketenangan antar bangsa baik dalam perbedaan beragama maupun dalam perbedaan pandangan. Jika sifat apatis anak bangsa ini terus dibiarkan, maka tidak menuntut kemungkinan di masa yang akan datang Indonesia akan kehilangan jati diri.

Ciri khas yang merupakan kepribadian bangsa Indonesia adalah memiliki  berbagai suku, bangsa yang rukun, damai, sejahtera dengan prinsip toleransi. Hal ini harus tetap dilestarikan sebagai upaya menjaga keutuhan dan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Eddy juga menyampaikan, pembentukan Lembaga Pemantapan Pancasila ini bisa berkiblat kepada lembaga serupa yang sebelumnya sempat ada di Indonesia. Misalnya seperti lembaga BP7 yang ada di era Presiden Soeharto. Eddy menilai, model BP7 yang telah berhasil mensosialisakan dan mengimplemantasikan nilai-nilai Pancasila sampai akhir era 90’an ini bisa diteladani untuk merealisasikan rencana pemantapan Pancasila oleh Presiden Jokowi tersebut.

Jika pembentukan pemantapan Pancasila ini berhasil dilaksanakan, maka kedepannya Indonesia diharapkan mampu menjadi negara percontohan yang menjunjung tinggi nilai perdamaian dan kenyamanan rakyatnya.