Eddy Soeparno

PAN tidak main main untuk pesta demokrasi Surabaya

rasyoPasangan Rasiyo-Lucy Kurniasari resmi mendaftarkan diri ke KPU Surabaya sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya. Selasa 8 September 2015, Pasangan tersebut datang ke kantor KPU Surabaya di Jalan Adityawarman sekitar pukul 14.45 disertai iring-iringan massa dan penampilan sejumah seni tradisional.

Pencalonan pasangan tersebut terbilang istimewa karena Pendaftaran itu dikawal langsung oleh Ketua umum PAN Zulkifli Hasan, Sekjen DPP PAN Eddy Suparno dan Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan, serta Ketua OKK DPP Demokrat Pramono Edhie.

Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan Rasiyo-Lucy merupakan kombinasi yang saling melengkapi dan bukan pasangan pelengkap atau boneka. Sebagaimana berita dikutip dari detik

” Saya yakin punya keyakinan tinggi, Rasiyo-Lucy bisa menyaingi Rima-Wisnu. Mereka terpilih karena bukan calon ecek-ecek, bukan boneka. Tapi, bisa menyaingi Risma secara ketat,”

Dia pun menjelaskan latar belakang Rasiyo yang merupakan birokrat pengalaman di Pemprov Jawa Timur. Pengalaman sebagai eks Kepala Dinas serta Sekretaris Daerah, menjadi nilai tambah Rasiyo. Sementara, sosok Lucy yang memiliki jaringan dan kedekatan dengan masyarakat jadi faktor kelebihannya. Kedua sosok ini dianggap kombinasi yang pas untuk bisa menyaingi kepopuleran Risma.

“Berat (bersaing) memang, tapi pengalaman-pengalaman ini sudah menjadi daya tarik. Mereka memberikan perspektif. Apalagi misi yang disampaikan Pak Rasiyo dan Bu Lucy adalah peningkatan kesejahteraan,” tuturnya.

Pendaftaran pasangan Rasio-Lucy merupakan pelipur kekhawatiran banyak pihak soal masa depan pilkada Surabaya. Jika Rasio-Lucy dinyatakan lolos verifikasi, pasangan tersebut akan menjadi penantang satu-satunya pasangan petahana Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana, yang sebelumnya telah ditetapkan secara resmi sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya.