Eddy Soeparno

PAN Mewadahi Segenap Warga dan Anak Bangsa

eddy-soeparno-yakin-pan-jadi-partai-modern

Saat Reformasi 1998, Eddy Soeparno masih 33 tahun. Ketika itu dia sudah mengepalai divisi pembiayaan sindikasi dan debt advisor pada American Express Bank, Jakarta.

Reformasi membuahkan euforia politik yang menjalar di mana-mana. Semua orang merindukan perubahan dalam kebebasan. Saat itulah, 23 Agustus 1998, Partai Amanat Nasional (PAN) lahir.

“Selain sebagai lokomotif eformasi di tahun 1998, saya melihat PAN sebagai partai yang sangat plural dan terbuka,” Eddy yang Sekjen PAN itu mengenang, jelang akhir Mei 2015.

Dia lanjutkan, “Pluralisme dan keterbukaan inilah menjadi daya tarik utama saya, di samping platform yang diusung PAN sebagai partai reformis yang membawa angin segar bagi pengembangan demokrasi di Indonesia.”

Maka pandangan Eddy tentang Indonesia dan PAN adalah,

“Menurut hemat saya pribadi, menjadikan PAN sebagai partai modern ke depannya, tidak terlalu sulit mengingat basisnya sebagai partai terbuka yang mampu mewadahi segenap warga dan anak bangsa.”