Eddy Soeparno

PAN Belum Tentukan Dukungan Untuk Putaran Dua Pilkada DKI

RMOL. Partai Amanat Nasional (PAN) belum menentukan sikap akan mendukung pasangan calon gubernur mana pada putaran dua Pilkada DKI Jakarta.

Menurut Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno, hal itu menyusul rendahnya presentase suara pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni (Agus-Sylvi) yang sebelumnya didukung. Berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei.

“Kami masih evaluasi internal. Setelah nanti melakukan komunikasi politik dengan pihak-pihak terkait baru akan kita putuskan di dalam rapat pleno,” jelasnya di Kantor DPP PAN, Jakarta (Kamis, 16/2).

Eddy mengatakan, rapat pleno nantinya akan melibatkan Mahkamah Pertimbangan Partai dan pengurus harian DPP PAN.

“Baru setelah itu kita siapkan sikap resmi PAN,” ujarnya.

Saat ini, lanjutnya, PAN masih dalam posisi sebagai salah satu partai pendukung pasangan Agus-Sylvi. Menurut Eddy, kurang elok bila tiba-tiba PAN meninggalkan koalisi untuk mendukung pasangan lain.

“Etika politiknya kita harus bertemu untuk melakukan evaluasi atas proses yang kita jalankan. Termasuk juga kita dalam hal ini datang mengusung Agus-Sylvi. Ibarat peribahasa datang tampak muka pulang tampak punggung. Jadi kami pamit baik-baik,” jelasnya.

Diketahui, hasil hitung cepat atau quick count berbagai lembaga survei menempatkan pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat (Ahok-Djarot) menempati urutan teratas dalam perolehan dukungan suara. Disusul pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) pada urutan kedua. Sementara pasangan Agus-Sylvi berada di urutan terakhir.

Hasil hitung cepat Litbang Kompas, pasangan Agus-Sylvi yang sempat berada di peringkat pertama pada survei justru merosot dalam hal perolehan suara. Dengan hanya mengantongi 17,37 persen suara.

Sementara, posisi pertama dan kedua diduduki pasangan Ahok-Djarot dengan perolehan 42,87 persen suara, serta Anies-Sandi dengan perolehan 39,76 persen. Dengan begitu, dua pasangan tersebut dipastikan bakal melaju ke putaran dua pemungutan suara pada April mendatang. [wah]