Eddy Soeparno

Optimisme Indonesia Hadapi Risiko Bisnis 2017

Pada tahun 2017, perekonomian Indonesia diyakini dapat meningkat lebih baik dibanding dengan tahun sebelumnya. Hal ini tentu sinyal positif di tengah kondisi perekonomian global yang diasumsikan banyak menghadapi resiko dari gejolak politik maupun perlemahan perdagangan internasional.

Beberapa waktu lalu World Economic Forum (WEF) meluncurkan laporan terbarunya yang bertajuk “2017 Global Risk Report”. Dari laporan tersebut, sedikitnya terdapat lima resiko bisnis global yang akan terjadi pada tahun ini. Antara lain, tingkat pengangguran yang semakin meningkat, harga energi yang bergejolak, krisis fiskal, kegagalan pemerintah nasional akibat dari kegagalan penegakan hukum, korupsi, maupun kebuntuan politik dan ketidakstabilan sosial yang dinilai akan mendalam.

Namun menurut Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno mengungkapkan, dari kelima resiko bisnis global tersebut justru dapat menjadi pacuan bagi masyarakat Indonesia agar lebih bangkit dan berjuang serta menyiapkan diri untuk menghadapi tantangan tersebut. Menurut Eddy, Indonesia memiliki generasi muda yang cerdas, inovatif dan kreatif, sehingga semangat anak muda yang membara ini dapat dipastikan mampu membawa Indonesia untuk lebih sejahtera.

Politisi tersebut optimis bahwasanya nasib Indonesia ke depannya bergantung dengan semangat para generasi muda anak bangsa. Jika kecerdasan dan kreatifitas yang dimiliki para anak-anak bangsa ini dikembangkan, maka Indonesia akan menjadi negara yang maju dan makmur perekonomiannya. Dalam memajukan Indonesia, tentu peran pemerintah juga dinilai sangat penting untuk menciptakan daya saing usaha agar perekonomian nasional dapat bertumbuh dan mampu mengentas kemiskinan. Perhatian pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan lapangan kerja dan mengatasi kesenjangan sosial.

Sebagaimana juga yang disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Untuk memperkuat kinerja ekonomi 2017 agar bertumbuh melebihi potensinya, Darmin mengungkapkan pemerintah telah mencanangkan kombinasi kebijakan di sejumlah bidang. Diantara kebijakan tersebut ialah membenahi infrastruktur, deregulasi, sumber daya manusia, fiskal serta kebijakan sektor industri. Dengan demikian, Eddy semakin optimis bahwa Indonesia sangat berpeluang untuk menghadapi resiko bisnis global di tahun 2017 ini, serta dapat memenangkan persaingan usaha dalam perdagangan internasional. Sebuah optimisme yang harus diperjuangkan.