Eddy Soeparno

Menuju Pilkada DKI Jakarta 2017

Mendekati Pilkada DKI Jakarta 2017, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN, Eddy Soeparno mengatakan bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) telah mengusahakan untuk mengusung kadernya dengan membangun koalisi bersama partai politik lain. Menurutnya, PAN telah memiliki kader yang potensial untuk memimpin ibukota.

“Kalau diterima warga Jakarta dan Parpol, tentu kita berniat untuk mengajukan kader kita sendiri. Kan kader kita sudah ada yang cukup baik,” paparnya kepada media.

Menurut Eddy, kader PAN yang dianggap telah mampu untuk membangun Kota Jakarta lima tahun ke depan yakni Bupati Bojonegoro, Suyoto, Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Bahkan, jika dilihat dari aspek popularitas, Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio juga cukup populer di kalangan warga Jakarta.

Eddy juga menambahkan jika sejauh ini PAN sudah membangun komunikasi dengan partai politik lain secara berkesinambungan, diantaranya PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan partai lain.

“Kita ingin usung kader sendiri, jadi kalau kader ada yang bisa diusung ya Alhamdulillah, kalau tidak bisa ya kita lihat dimana kita bisa mengusung kader atau pasangan yang kira-kira memiliki kriteria atau sejalan dengan apa yang dikehendaki oleh PAN,” jelasnya.

Eddy mencontohkan, misalnya saja kader PAN tidak bisa diterima oleh partai lain, kemudian PAN akan melihat partai lain siapa yang diusungnya untuk Pilkada di DKI nanti.

“Misalnya PDIP mengusulkan Walikota Surabaya Tri Rismaharini, nah bu Risma kira-kira sejalan tidak visi-misinya dengan PAN. Kalau sejalan, ayo kita dukung juga,” tandasnya.

Namun sejatinya, siapapun calon yang akan diusung itu, yang terpenting dan perlu diperhatikan bersama adalah para kandidat memiliki visi dan misi yang tepat untuk membangun Kota Jakarta berkembang jauh lebih baik ke depannya.

Oleh Bondan Harahap