Eddy Soeparno

Mengamankan Anggaran Negara: Jangan Bebani Rakyat

Isu tentang kenaikan dalam pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) telah mengundang banyak perdebatan. Kebijakan ini menjadi salah satu masalah bagi sebagian besar masyarakat yang ditimbulkan oleh pemerintah. Dari masalah ini, masyarakat juga banyak yang mengaku dirugikan sebab  saat ini banyak masyarakat menengah ke bawah yang bergantung pada kendaraan bermotor untuk mencari nafkah. Misalnya yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online, becak motor (bentor) serta jasa antar-mengantar lainnya. Dengan adanya kenaikan pada surat-surat kendaraan tersebut, maka tentu akan menjadi salah satu  masalah bagi perekonomian rumah tangga masing-masing.

Menanggapi hal ini, saya sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (Sekjen DPP PAN), Eddy Soeparno. Kata Eddy, untuk mengamankan anggaran negara memang penting dilakukan oleh pemeritah, akan tetapi pola dan caranya jangan sampai membebani rakyat. Eddy juga mengungkapkan bahwasanya dalam setiap kebijakan yang ditujukan untuk keamanan anggaran negara, jangan sampai malah mengorbankan pertumbuhan ekonomi dalam negara itu sendiri. Sebagaimana masyarakat yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online tadi, jika kebijakan kenaikan tarif STNK dan BPKB ini diberlakukan, maka tentu akan membebani pengemudi ojek online ataupun jasa antar-mengantar lainnya.

Padahal kita ketahui bersama bahwa industri kreatif seperti ojek online ini menjadi salah satu faktor pertumbuhan ekonomi negara dapat meningkat. Jika pertumbuhan ekonomi negara terus meningkat, maka otomatis anggaran negara juga tidak akan bertambah. Saya berharap, pemerintah bersedia mengkaji ulang atas kebijakan ini. Jika suatu kebijakan yang dibuat oleh pemerintah ternyata malah mengundang masalah baru bagi rakyat, apa tidak nanti tidak mengundang pemberontakan bagi masyarakat untuk melawan. Oleh sebab itu, setiap pemerintah hendak mengeluarkan kebijakan sekiranya dapat dipertimbangkan dengan sematang-matangnya agar tidak ada masyarakat yang merasa dirugikan.

 

Oleh FN