Eddy Soeparno

Membangun Industri Kreatif dengan Passion dan Kerja Keras

Potensi pengembangan ekonomi Indonesia saat ini telah berkembang pesat, beberapa sektor terbuka dan siap untuk di garap. Salah satu peluang besar yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha adalah potensi besar pengembangan industri kreatif. Industri kreatif sendiri merupakan kegiatan usaha yang fokus pada kreasi dan inovasi. Kreasi dan Inovasi adalah nilai lebih bagi masyarakat di Indonesia. Indonesia memiliki aneka ragam tradisi, kemajemukan, dan budaya yang apabila bisa dimaksimalkan, maka menjadi salah satu poin penting dalam pengembangan industri kreatif di Indonesia.

Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) telah merilis data yang menyatakan bahwa industri kreatif dalam setahun terakhir mampu menyumbang Rp 642 triliun atau 7,05 persen dari total produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Selain sumbangan terhadap PDB, indsutri kreatif mampu meraih peringkat keempat terbesar dalam penyerapan tenaga kerja, dengan kontribusi secara nasional yaitu 10,7 persen atau 11,8 juta orang.

Data tersebut membuktikan bahwa pengembangan ekonomi kreatif mampu menjadi motor penggerak yang mampu membangkitkan ekonomi nasional. Terlebih, ekonomi kreatif mempunyai sub-sub sektor yang sangat luas dan apabila dimaksimalkan, sub sektor tersebut mampu mengambil posisi dalam memenuhi kebutuhan negara terhadap produk-produk yang dihasilkan oleh industri kreatif. Sub sektor tersebut diantara lain seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio, aplikasi game, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, periklanan, dan lain sebagainya.

Berkembangnya industri kreatif di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari peran anak muda Indonesia. Para pemuda mampu memaksimalkan potensi daya kreatifitasnya untuk untuk menghasilkan produk ekonomi yang menguntungkan. Selain potensi dan daya kreatifitas, anak muda adalah satu segmen masyarakat yang memahami betul perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi tentu menjadi salah satu dampak berkembangnya suatu industri kreatif. Selain membuat suatu produk melalui teknologi, anak muda juga mampu memanfaatkan sosial media untuk memasarkan produk-produknya. Oleh karena itu seperti yang kita ketahui, industri kreatif membutuhkan sosok anak muda yang tidak akan habis akal untuk membangun sebuah produk yang bernilai dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Fenomena perkembangan industri kreatif di Indonesia juga mendapatkan perhatian khusus dari Sekretaris Jendal DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno. Eddy melihat bahwa dalam rangka memajukan Indonesia, tentunya anak muda turut berperan aktif melalui sejumlah produktifitas yang mampu mereka lakukan, seperti membangun bisnis industri kreatif. Eddy percaya bahwa generasi muda saat harus mengarahkan sikap dinamis, visioner, kebebasan dan energisitasnya melalui hal yang baik dan positif, salah satunya adalah dengan membuka peluang bisnis, terutama dalam pembangunan industri kreatif di Indonesia.

Eddy sendiri saat ini juga ikut serta dalam mewadahi perkembangan industri kreatif di Indonesia. Eddy memulai mengawali pembangunan rumah kreatif yang akan memfasilitasi anak-anak muda di Cirebon. Eddy merancang rumah tersebut seperi co-working space. Dimana anak-anak muda akan berkumpul, berdiskusi, memproduksi ide-ide dan menciptakan suatu produk yang berguna. Hal tersebut merupakan langkah Eddy untuk mengaplikasikan tujuan utama dari industri kreatif disisi lain aspek yang harus diperhatikan dalam membangun industri kreatif yaitu membangun jaringan bisnis yang luas, dan memiliki passion serta kerja keras.