Eddy Soeparno

Kualitas SDM Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Tahun ini, pertumbuhan ekonomi nasional diprediksi mengalami peningkatan hingga 5%-5,4%. Prediksi ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2016. Saat ini, pemerintah juga sangat serius mendorong pembangunan infrastruktur sebagai penopang perekonomian. Hal tersebut dikarenakan salah satu pilar pertumbuhan ekonomi adalah dengan gencarnya pembangunan infrastruktur.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan, selama tahun 2016 lalu, perkembangan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan II mengalami pertumbuhan sebanyak 5,18% dan Triwulan III tumbuh 5,02%. Dalam mengembangkan pertumbuhan ekonomi nasional, Indonesia mendapat peringkat ketiga tertinggi setelah India yakni sebesar 7,9% dan China sebesar 6,7% dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

Selain itu, Presiden Joko Widodo juga memaparkan beberapa lembaga riset dunia seperti Indef yang memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2017 mencapai 5%. Lain halnya dengan prediksi dari Bank Indonesia, yakni pertumbuhan ekonomi mampu meningkat hingga 5-5,4%. Sedangkan Bank Dunia memprediksikan pertumbuhan ekonomi mampu mencapai 5,3%. Lembaga riset Fitch dan ADB (Asian Development Bank) juga lebih berani memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat meningkat hingga 5,5%. Dengan demikian, Presiden Joko Widodo semakin optimis dan mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk sama-sama optimis dalam mengembangkan pertumbuhan ekonomi di dalam negeri pada tahun ini.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Sekjen DPP PAN, Eddy Soeparno. Menurut Eddy, sikap optimis untuk merubah ekonomi Indonesia agar lebih baik ini tidak boleh lepas dari jiwa bangsa Indonesia, terlebih anak-anak muda di seluruh penjuru negeri ini. Sebab, jika tidak ada lagi rasa optimis itu, kita akan kehilangan kesempatan-kesempatan baik untuk merebut peluang dalam memajukan perekonomian di Indonesia.

Eddy juga menyampaikan bahwasanya pembangunan ekonomi harus tetap berkeadilan dan berorientasi untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia. Tidak hanya untuk sebagian anak bangsa saja. Jika semua pembangunan telah merata, maka tentu kita mampu mempersempit kesenjangan.

Hal utama yang paling penting untuk dibenahi sebelum menyusun strategi dalam memperbaiki pertumbuhan ekonomi nasional adalah pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) terlebih dahulu. Jika kualitas SDM Masyarakat Indonesia sudah baik, maka untuk mewujudkan pembangunan di Indonesia juga semakin mudah. Karena SDM yang berkualitas adalah kunci utama untuk memenangkan persaingan agar mencapai kemajuan suatu negara.

[tri]