Eddy Soeparno

Kepala Daerah Dilantik, PAN Ingatkan Soal Penyerapan Anggaran

Eddy Soeparno - DetikCom

Jakarta – Para kepala daerah hasil pilkada serentak 2015 mulai dilantik. Ada pekerjaan berat yang menanti mereka, utamanya soal penyerapan anggaran.

Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan penyerapan anggaran daerah dan dana desa harus menjadi perhatian utama para kepala daerah baru. Harus ada improvisasi untuk mengakselerasi penyerapan anggaran daerah.

Eddy menyatakan kepala daerah memiliki peran strategis dalam pembangunan. Selain menjadi ujung tombak pembangunan di daerah, porsi anggaran transfer daerah dan dana desa terbilang sangat besar.

Tahun ini total anggaran belanja negara sekitar Rp 2.000 triliun, dan dana yang ditransfer ke daerah sekitar Rp 770 triliun.

“Jika anggaran tersebut bisa dipacu dan diserap efektif, ekonomi Indonesia dapat tumbuh signifikan,” kata Eddy dalam pernyataan tertulis, Rabu (17/2/2016).

Anggaran dana desa tahun ini naik sekitar 125%, menjadi sekitar Rp 46 triliun. Oleh karena itu pengelolaan dan pengawasannya perlu ditingkatkan.

“Dana ada, tinggal bagaimana anggaran tersebut dioptimalkan tanpa mengabaikan aspek prudent,” ulas politisi berlatar belakang profesional keuangan dan managemen itu.

Selama ini, panjangnya alur birokrasi dan prosedur pengelolaan keuangan daerah dipandang sebagai penghambat penyerapan anggaran. Eddy berharap, hambatan tersebut dapat disingkirkan oleh para kepala daerah yang baru.

“Harus berani berimprovisasi supaya terjadi akselerasi di daerah,” kata dia.

Eddy menambahkan, dalam pengelolaan anggaran daerah, aspek efektivitas dan efisien menjadi penting. Jangan sampai anggaran daerah digunakan untuk membiayai hal-hal tidak berguna dan tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Harus fokus pada program peningkatan kesejahteraan rakyat. Misalnya untuk membangun akses jalan, jembatan, infrastruktur, pendidikan, penunjang ekonomi, dan sosial,” kata Eddy.

Pembangunan tersebut juga harus mempertimbangkan keunikan dan potensi daerah. “Kalau potensinya wisata, kembangkan infrastruktur industri wisata, Jika potensi utama agribisnis, bangun sarana dan fasilitas pendukungnya,” kata Eddy.

Untuk itu, menurut Eddy, kepala daerah harus segera melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan di daerah. “Harus disamakan visinya. Pilkada sudah selesai, saatnya membangun bersama dan kembali menjalin silaturahmi,” pungkasnya.

 

Sumber Detik.com