Eddy Soeparno

Juli, PAN Umumkan Usung Bakal Calon Gubernur DKI

INILAHCOM, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN, Eddy Soeparno mengatakan partainya akan mengumumkan siapa bakal calon yang akan diusung dalam Pilkada serentak tahun 2017 khususnya DKI Jakarta pada bulan depan.
“Nanti barengan mungkin menjelang akhir Juli akan kita umumkan (kandidatnya),” kata Eddy kepada INILAHCOM, Rabu (29/6/2016).

Ia menjelaskan sampai saat ini Partai Amanat Nasional belum mengambil keputusan untuk mendukung nama siapa di Pilkada DKI nanti, namun yang akan dibahas dan diputuskan nanti termasuk bakal calon kepala daerah yang dilaksanakan serentak pada tahun 2017.

“Kita akan putuskan nanti dalam konteks seluruh pilkada yang akan digulirkan pada 2017, tidak hanya DKI saja tapi di 101 daerah lainnya juga kita pikirkan,” ujarnya.

Menurut dia, sejauh ini partainya sudah membangun komunikasi dengan partai politik lain secara berkesinambungan, diantaranya PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan partai lain.

“Kita ingin usung kader sendiri, jadi kalau kader ada yang bisa diusung ya Alhamdulillah, kalau tidak bisa ya kita lihat dimana kita bisa mengusung kader atau pasangan yang kira-kira memiliki kriteria atau sejalan dengan apa yang dikehendaki oleh PAN,” jelas dia.

Ia mengatakan apabila kader partainya bisa diterima oleh warga Jakarta dan partai politik untuk diusulkan sebagai kandidat di Pilkada DKI, tentu PAN akan menjalin hubungan dengan partai lain. Karena, jatah kursi PAN hanya dua di DPRD DKI Jakarta.

“Kursi kita hanya dua, jadi sadar harus kerjasama untuk mengusung kader kita. Kalau diterima warga Jakarta dan parpol lain, tentu kita berniat untuk mengajukan kader kita sendiri, kita kan kader sudah ada cukup baik,” jelas dia.

Menurutnya, kader PAN yang dianggap mampu membangun Kota Jakarta lima tahun kedepan yaitu Bupati Bojonegoro Suyoto, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Bahkan kalau lihat aspek popularitas, Ketua DPW PAN DKI Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio cukup populer di kalangan warga Jakarta.

“Jadi ini nama-nama kalau memang tidak bisa mendorong mereka sebagai calon gubernur, ya sebagai calon wakil gubernur rasanya cukup realistis,” tandasnya.[ris]

Oleh : Ahmad Farhan Faris