Eddy Soeparno

Infrastruktur Topang Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi

Pembangunan infrastruktur dinilai mampu menjadi mesin penggerak pariwisata dan pendongkrak perekonomian daerah. Meningkatnya destinasi dan investasi pariwisata, menjadikan pariwisata sebagai kunci pendapatan ekspor, penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha dan infrastruktur.

Pariwisata telah mengalami ekspansi dan diversifikasi berkelanjutan, dan menjadi salah satu sektor ekonomi yang terbesar dan tercepat pertumbuhannya di dunia. Namun, pembangunan infrastruktur di Indonesia dinilai masih belum memberikan nilai tambah pada industri pariwisata secara optimal.

World Economic Forum (Travel and Tourism Competitiveness Report) menyatakan bahwa posisi pariwisata Indonesia berada di ranking 11 secara regional. Namun daya dukung infrastrukturnya masih belum optimal, yakni menempati ranking yang berada di angka 111. Artinya pembangunan infrastruktur di Indonesia saat ini belum mampu mengangkat secara signifikan terhadap sektor pariwisata.

Sebagai bentuk strategi menggenjot pengembangan destinasi wisata, pemerintah dalam hal ini sedang gencar dalam melakukan pembangunan infrastruktur diseluruh pelosok-pelosok Tanah Air. Dalam hal ini, Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno menilai berbagai proyek infrastruktur yang diharapkan akan menyerap tenaga kerja yang berujung pada peningkatan konsumsi masyarakat. Pembangunan infrastruktur sekaligus perbaikan kualitas destinasi pariwisata diyakini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

Eddy beranggapan, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan membaik di tahun 2017. Karena pada dasarnya, gencarnya pembangunan infrastruktur secara langsung akan bersinergi dengan membaiknya kualitas sektor pariwisata yang menciptakan peluang-peluang ekonomi masyarakat didalamnya. Dengan demikian, fasilitas pariwisata semakin memadai, pertumbuhan ekonomi semakin meningkat.

[wm]