Eddy Soeparno

H-2 Debat Cagub DKI 2017 Putaran Terakhir, Peluang Emas Paslon Rebut Swing Voters

Indowarta.com – Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno telah menilai bahwa debat calon gubernur DKI Jakarta yang ketiga atau terakhir kali ini merupakan momen yang sangat penting dalam perhelatan Pilkada DKI Jakarta. Debat Cagub DKI 2017 yang ketiga ini akan digelar pada tanggal 10 Februari 2017 mendatang.

Eddy pada hari Rabu 8 Februari 2017 ini mengatakan “Menurut saya, debat terakhir adalah salah satu momen terpenting dalam Pilkada DKI. Karena Debat Cagub DKI 2017 nanti akan meyakinkan para pemilih cerdas yang belum menentukan pilihannya untuk memilih salah satu pasangan calon”.

Eddy menjelaskan bahwa kendati jumlah pemilih yang masih belum menentukan pilihannya atau yang disebut dengan swing voters ini tidak besar, namun karena tiga pasangan calon ini telah bersaing dengan ketat untuk mendapatkan hati swing voters itu seperti yang ada di dalam survei yan telah dilakukan di Jakarta. setiap suara pasti akan menjadi sangat berarti ataupun signifikan untuk menentukan pemenang.

Eddy mengatakan “Oleh karena itu para pasangan calon akan berupaya keras meyakinkan pemilih dengan mengedepankan program yang jelas, rinci, dan dalam bahasa yang praktis dan mudah dipahami”.

Eddy yang juga merupakan tim sukses dari pasangan nomor urut satu ini juga telah menegaskan bahwa persiapan dari kampanye pasangan calon yang dia bela ini sudah berlangsung dengan matang. Dalam acara kampanye akbar nanti, juga akan dihadiri oleh seluruh ketua umum partai politik yang tergabung di dalam koalisi. Selain itu seluruh kader juga akan ada di Jakarta.

Sementara itu KPU DKI Jakarta yakni Betty Epsilon Idroos ini telah mengatakan bahwa sosok yang akan menjadi moderator dalam debat cagub DKI 2017 ini adalah Alfito Deannova Gintings. Betty juga telah menyebutkan bahwa empat TV penyelenggara juga sudah memberikan persetujuan. Empat TV itu adalah Kompas TV, Trans Corp, SCTV, dan Jak TV.

Betty di kantor KPU DKI, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat pada hari Kamis 2 Februari 2017 malam hari mengatakan “Pastikan ini masukan dari pihak media juga. Mereka memilih tentu dari TV penyelenggara. Mereka sepakat dari beberapa nama yang ditawarkan, kemudian kami memilih Mas Alfito”.