Eddy Soeparno

Eddy Soeparno Siapkan Warga Milenial Jadi Generasi yang Produktif

TRIBUNJABAR.ID – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Eddy Soeparno ingin memanfaatkan bonus demografi Indonesia untuk memajukan Indonesia.

Meningkatnya jumlah penduduk muda usia produktif bisa dimanfaatkan untuk mengurangi pengangguran dan menyejahterakan masyarakat.

Menurut Eddy satu di antaranya dengan memberdayakan penduduk muda usia produktif atau generasi milenial.

Eddy ingin mengajak generasi milenial berwirausaha, terutama untuk wilayah Bogor yang merupakan daerah satelit ibu kota, Jakarta.

“Bogor itu, kan, dekat dengan Jakarta. Saya kira menjadi salah satu basis untuk ditumbuhkembangkan menjadi kota jasa sebagai penyangga DKI. Berbagai jasa yang bisa dilakukan di Kota Bogor, terutama yang berbasis UMKM atau basis kegiatan milenialmisalnya menjadi techno-hub itu Bogor bisa,” kata Eddy.

Warga milenial merupakan penduduk yang lahir di antara tahun 1990-an hingga 2000-an.

Mereka lebih banyak menjadi konsumen dan sangat dekat dengan perangkat digital. Warga milenial disebut menjadi potensi pasar terbesar bagi industri pangan.

Eddy ingin generasi milenial bukan hanya menjadi penikmat hasil produk tapi juga ikut menjadi penggerak ekonomi masyarakat sebagai pelaku UMKM, start up, dan pengusaha.

Eddy yakin jika generasi usia produktif diberdayakan, tidak mustahil ekonomi Indonesia bisa semakin menguat.

“Potensi UMKM kita melimpah. Bukan mustahil menjadikannya pilar ekonomi negara. Unit UMKM juga banyak, sayang jika hanya dipandang sebelah mata,” ucap Eddy.

Demi mewujudkan itu, politisi PAN itu telah menyiapkan program guna mendorong generasi milenial menjadi generasi yang produktif.

Eddy juga menyiapkan balai pelatihan UMKM di daerah-daerah.

“Kita akan kembangkan balai pelatihan wirausaha. Agar maksimal akan didatangkan pengajar dari setiap UMKM,” katanya.

Selain itu, Eddy juga menyiapkan batuan modal untuk mereka yang tertarik membangun dan mengembangkan usaha dengan konsep ekonomi kerakyatan.

Nantinya modal dan produk hasil usaha mikro garapan masyarakat desa dan generasi milenial.

“Nanti akan saya programkan bagaimana warga bisa memperoleh modal usaha yang murah dan mudah. Koperasi bisa menyediakan modal,” ujarnya.

Sumber : Tribun Jabar