Eddy Soeparno

Dukung Lembaga Pemantapan Pancasila untuk Penanaman Ideologi Negara bagi Generasi Penerus Bangsa

Beberapa hari yang lalu, pemerintah menyampaikan akan membentuk sebuah lembaga atau unit ini berada langsung di bawah Presiden yang berfungsi sebagai pemantapan terhadap Pancasila. Pemantapan lembaga ini didasarkan pada kegelisahaan akan rasa toleransi yang mulai terkoyak. Seperti yang diungkap oleh Presiden Jokowi, banyak negara di dunia, termasuk negara-negara maju yang saat ini sedang gelisah karena toleransi yang mulai terkoyak, solidaritas sosial yang mulai terbelah, dan ketertiban sosial yang terganggu. Dunia juga dihantui aksi terorisme, ekstremisme dan radikalisme. Atas dasar itulah pemerintah merencanakan membentuk lembaga pemantapan Pancasila dalam upaya mengatasi kekhawatiran dan kegelisahan tersebut.

Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah bangsa tidak cukup hanya dibaca, diketahui, dihafalkan, atau sekedar menjadi simbol pemersatu bangsa saja. Pancasila harus menjadi pedoman yang diamalkan, dikonkretkan, diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dan tak berhenti pada slogan semata. Pancasila sebagai dasar negara merupakan pondasi kokoh yang bisa menjadi andalan untuk menghadapi permasalahan bangsa. Presiden Jokowi juga mengungkapkan, Pancasila harus jadi ideologi yang bekerja, terlembagakan dalam sistem ekonomi, politik, sosial dan budaya.

Dalam hal ini, rencana pembentukan lembaga pemantapan Pancasila didukung penuh oleh Sekjen PAN Eddy Soeparno. Beliau mengungkapkan rencana pembentukan lembaga pemantapan Pancasila sangatlah penting, lembaga tersebut juga dapat berfungsi sebagai wadah untuk menanamkan ideologi negara ke setiap anak bangsa. Mengingat internalisasi nilai-nilai Pancasila yang mulai luntur akan sangat mendesak meningkatkan nasionalisme dan kebangsaan kita, khususnya bagi para generasi muda.

Disisi lain, derasnya arus globalisasi membuat dunia semakin bebas, tanpa sekat, tanpa batas. Kebebasan lalu lintas informasi dan budaya berpotensi mengaburkan jati diri serta identitas dan nasionalisme generasi penerus bangsa. Untuk itu, pembentukan lembaga ini diharapkan dapat membangkitkan semangat dan cita-cita luhur para founding fathers yang tertanam dalam Pancasila.