Eddy Soeparno

Dukung Anies-Sandiaga, PAN Punya Sikap Tegas

JawaPos.com – Partai Amanat Nasional (PAN) yang sebelumnya pendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, menjadi partai pertama yang mendeklarsikan dirinya mendukung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilgub DKI putaran kedua.

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan bahwa dukungan partainya ke Anies dan Sandiaga sebagai bukti bahwa partainya tidak berada di tengah-tengah, dan memberikan dukungan bukan hanya karena adanya kontrak politik.

“PAN memberikan sikap politik yang jelas, PAN itu tidak berada di tengah-tengah, tidak berada di manapun tapi bersikap jelas tetap mendukung salah satu pasangan calon yaitu pasangan Anies-Sandi,” ujar Eddy di DPP PAN, Jalan Senopati, Jakarta, Rabu (22/3).

Lebih lanjut Eddy menambahkan, semua kekuatan PAN akan dikerahkan untuk membantu memenangi pasangan nomor urut 3 ini. Lewat kader PAN, simpatisan dan juga relawan. “Seluruh elemen partai akan bergerak siap membantu pemenangan Anies Sandi,” katanya.

Bantuan dukungan itu tutur Eddy adalah mendirikan posko-posko pemenangan di seluruh daerah DKI Jakarta, semua kader dan relawan bergerak dan juga menghadirkan saksi-saksi pada saat pencoblosan pada 19 April 2017 mendatang.

“Jadi kita gerakan relawan kita, dan akan mengajak masyarakat yang punya hak pilih mendukung paslon Anies-Sandi,” pungkasnya.

Sebelumnya, PAN telah mendeklarasikan diri mendukung pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Ketua Umum Zulkifli Hasan berharap, jika pasangan tersebut menang, maka harus mencontoh matahari. Di mana selalu menerangi manusia di seluruh dunia tanpa kenal pamrih.

“Pesan saya, jadilah matahari karena matahari selalu memberi, matahari selalu menyinari, dan matahari tidak pernah ingkar janji,” ujar Zulkifli di DPP PAN, Jalan Senopati, Jakarta, Rabu (22/3).

Lebih lanjut Zulkifli mengaku yakin jika pasangan yang diusungnya akan membawa kemajuan dan kesejukan bagi Jakarta. Sebab kata dia, Anies dan Sandiaga akan mampu menjadi pemimpin yang merekatkan bukan meretakkan.(cr2/JPG)