Eddy Soeparno

Dengar Aspirasi Anak Muda, Eddy Soeparno Gelar Silaturahim Komunitas Nusantara

Kita sering mendengar ungkapan bahwa “pemuda adalah harapan bangsa”. Kita semua juga pasti setuju bahwa peran pemuda sangatlah penting dalam membangun bangsa Indonesia lebih baik di masa mendatang.
Presiden pertama RI Soekarno mengakui bahwa peran anak muda sangat vital, ia mengatakan “bawakan aku 10 pemuda maka akan ku guncang dunia, berikan aku 1000 pemuda maka akan ku cabut gunung dari akarnya”.
Memasuki era milenia, dimana terjadi proses pertukaran informasi yang sangat cepat, anak muda kerap kita kerap gamang dan rentan. Anak muda anak bangsa harus mampu mengoptimalkan kesempatan-kesempatan di era digital ini untuk penguatan ‘human capital’, jaringan dan akses terhadap kemajuan, termasuk akses terkait pengembangan dunia usaha.
Kegagalan dalam memanfaatkan peluang era global dan digital ini bisa membuat bangsa kita hanya menjadi penonton di saat bangsa-bangsa lain bermain dan berpesta. Kaum muda saat ini sesungguhnya secara inheren lebih cerdas dan tanggap terhadap era kemajuan digital namun sudah menjadi tugas negara untuk mengarahkan agar potensi anak bangsa ini mampu menjadi kekuatan yang riil dan bermanfaat untuk kesejahteraan nasional.
Perkembangan global, ekonomi kreatif dan anak muda Indonesia ini mengundang perhatian banyak kalangan, salah satunya Sekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno.
Menurut Eddy, harus ada perhatian khusus dari semua pihak, tak hanya negara tapi juga swasta dan masyarakat sipil, dalam membina anak muda agar bisa berkembang.
Apalagi, di dalam persaingan era globalisasi seperti sekarang, ide kreatif anak muda sangat diperlukan untuk menciptakan inovasi baru yang bisa berkorelasi dengan peningkatan ekonomi bangsa.
Oleh karena itu, Eddy ingin menjadikan anak muda yang berkualitas sebagai ujung tombak dalam pembangunan nasional. Ia pun membuat program ‘Silaturahim Komunitas Nusantara’, berkeliling dari kota ke kota di Indonesia, berdialog dengan komunitas muda tentang ‘Membangun Indonesia, Menyejahterakan Rakyat, Memperkuat Demokrasi”.
Acara ini bertujuan untuk mendengar aspirasi anak muda yang tergabung dalam berbagai komunitas, seperti komunitas industri kreatif, komunitas IT, komunitas seni budaya, komunitas hobi, fotografi, film, kuliner bahkan komunitas pecinta kopi untuk membangun kesadaran sebagai bangsa dan membangun barisan yang solid mengantisipasi peluang-peluang dari globalisasi untuk kepentingan bangsa.
“Tujuan acara ini adalah saya mencoba untuk mendapatkan masukan anak muda secara utuh untuk membangun fondasi kebangsaan dan ekonomi kreatif yang berpotensi menopang perekonomian nasional,” kata Eddy seperti dikutip Republika.co.id.

Sebagai orang yang bergerak di bidang ekonomi, Eddy memahami bahwa anak muda merupakan penggerak utama pertumbuhan dan pembangunan perekonomian bangsa. Pemuda yang optimistis dan produktif dapat memaksimalkan potensi yang ada di sekitarnya untuk meningkatkan kesejahteraan.
Meskipun demikian, butuh dukungan pemerintah dan sinergi antar lembaga untuk memberi dukungan kepada generasi muda. Kesempatan dan pemberdayaan bagi anak muda harus dibuka dan difasilitasi agar mereka bisa memajukan dan terlibat dalam membangun perekonomian.
Memperkuat keahlian dan keterampilan generasi muda, serta integritas dan karakter, yang sesuai kebutuhan kemajuan sosial politik dan sosial demokrasi di Indonesia menjadi suatu hal yang signifikan untuk memastikan bangsa ini adalah bangsa pemenang.
Apa yang dilakukan seorang Eddy Soeparno sepertinya harus menjadi “pecutan” bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan anak muda agar tidak hanya menjadi generasi yang konsumtif, tapi menjadi generasi produktif.

Oleh Fadly Rizkiansyah