Eddy Soeparno

Debat Terakhir Penting Untuk Merebut Swing Voters

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menilai debat calon gubernur DKI Jakarta terakhir, yang akan digelar tanggal 10 Februari 2017 mendatang, merupakan momen penting dalam helatan Pilkada DKI.

“Menurut saya debat terakhir adalah salah satu momen terpenting dalam Pilkada DKI. Karena debat nanti akan meyakinkan para pemilih cerdas yang belum menentukan pilihannya untuk memilih salah satu pasangan calon,” kata Eddy di Jakarta, Selasa (7/2/2017).

Menurutnya, meski jumlah pemilih yang belum menentukan pilihan (swing voters) tidak besar namun karena ketiga pasangan calon bersaing ketat untuk mendapatkan suara seperti yang ada dalam berbagai survey di Jakarta, maka setiap suara menjadi sangat berarti.

“Oleh karena itu para pasangan calon akan berupaya keras meyakinkan pemilih dengan mengedepankan program yang jelas, rinci, dan dalam bahasa yang praktis dan mudah dipahami,” ujarnya.

Ketika ditanya persiapan kampanye akbar Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Eddy yang juga tim sukses pasangan nomor urut satu ini menegaskan persiapannya sudah matang. Ia juga menjelaskan kampanye akbar nanti akan dihadiri oleh seluruh ketua umum parpol yang tergabung dalam koalisi dan seluruh kader yang ada di Jakarta.

“Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua umum PPP Romahurmuziy, dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, mereka semua akan hadir,” katanya.

Selain itu, kampanye ini juga dimeriahkan sejumlah politisi yang juga bergerak di bidang seni dan dunia hiburan untuk mengajak masyarakat untuk memilih nomor urut 1 untuk Jakarta yang lebih tertib, maju, dan dipimpin oleh gubernur yang santun dan taat hukum.