PAN Respons Jokowi: Topik Penundaan Pemilu Sudah Sepatutnya Dihentikan

Presiden Jokowi kemarin mengeluarkan pernyataan bahwa Pemilu sudah jelas dilaksanakan pada 14 Februari 2024. Ia juga mewanti-wanti agar jangan muncul spekulasi perpanjangan masa jabatan.

Sekjen PAN Eddy Soeparno mengapresiasi sikap Jokowi itu. Menurut Eddy, pernyataan ini mengeliminasi berbagai asumsi tentang wacana penundaan Pemilu 2024.

“Dengan demikian berbagai diskursus terkait topik penundaan Pemilu sudah sepatutnya dihentikan dan kita fokus pada persiapan dan penganggaran Pemilu 2024, agar Pemilu 2024 bisa terlaksana tanpa hambatan, mengingat tahapan Pemilu akan dimulai bulan Juni yang akan datang,” kata Eddy, dilansir dari Kumparan.com, Senin (11/4/2022).

Eddy menambahkan, apa yang disampaikan Presiden Jokowi membuktikan komitmennya untuk taat pada konstitusi.

“Selaras dengan itu, kami di PAN juga memiliki komitmen yang sama untuk tunduk dan patuh pada konstitusi serta bersama-sama merawat dan menjaga demokrasi kita,” urai pimpinan Komisi Energi DPR ini.

Lebih lanjut, Eddy menekankan, PAN siap berkompetisi di Pemilu 2024 dengan konsolidasi yang terus dilakukan dari pusat sampai daerah. Dari awal, DPP PAN sudah mempersiapkan berbagai agenda strategis sesuai timeline pelaksanaan Pemilu 2024 yang disepakati di Komisi II.

“Bahkan di awal tahun 2021 PAN juga sudah mempersiapkan rekrutmen saksi pemilu dan persiapan verifikasi administrasi yang semuanya berbasis digital,” terang Eddy.

Bagaimana dengan tahapan dan anggaran Pemilu? Eddy mengatakan partainya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pemilu.

“Terkait tahapan dan anggaran Pemilu, sekaligus mencegah kejadian di Pemilu 2019 lalu di mana banyak korban berjatuhan terulang. Apalagi beban penyelenggara Pemilu di tahun 2024 semakin berat karena di tahun yang sama juga menyelenggarakan Pilkada di seluruh Indonesia yang berjumlah 572. Sungguh sebuah kerja yang tidak ringan dan kompleks,” tandas Eddy.

Leave a Reply

Your email address will not be published.