Pimpinan Komisi VII Minta Peran Kemenristek Diambilalih oleh BRIN, Ini Alasannya

DPR RI telah menyetujui usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui rapat paripurna, Jumat (9/4/2021).

Terkait hal itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mengatakan peran Kemenristek harus diambil alih oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Bagi kami, masalah riset dan teknologi merupakan hal yang sangat vital bagi pertumbuhan ekonomi, bagi kemajuan sebuah bangsa khususnya jika ingin maju dan tumbuh secara lebih pesat,” ujar Eddy, dilansir dari Tribunnews.com, Jumat (9//2021).

“Sehingga dalam hal ini, kami merasa peran yang ditinggalkan oleh Kemenristek harus diambilalih oleh BRIN,” imbuhnya.

Menurutnya, nanti BRIN akan mengkonsolidir dan menjadi payung dari seluruh kegiatan riset dan inovasi kementerian dan lembaga yang ada.

“Termasuk juga lembaga-lembaga pelaksana riset seperti LIPI, LAPAN, dan lain-lain. Itu menjadi sangat penting,” jelasnya.

Oleh karena itu, politikus PAN itu meminta agar nantinya BRIN mendapatkan anggaran yang besar guna melaksanakan riset dan inovasi bagi Indonesia.

“BRIN itu nanti akan memiliki organisasi yang sangat berbobot, memiliki cakupan yang sangat luas, dan juga diharapkan memiliki anggaran yang besar untuk melaksanakan riset dan inovasi,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.