Ciptakan Pemerintah Bersih, Eddy Soeparno Beri Pendidikan Antikorupsi

TRIBUNJABAR.ID- Menyikapi marakanya kasus korpusi yang terjadi di Indonesia, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN, Eddy Soeparno, menyuarakan clean government atau pemerintahan yang bersih.

Ia mengatakan segala bentuk korupsi harus diperangi agar tidak menyengsarakan negara dan bangsa pada masa depan.

“Pemerintahan bersih harus dapat kita ciptakan agar negara dan bangsa kita ke depan dapat lebih maju dan berkembang daripada sekarang,” kata Kang Eddy, sapaan karibnya, Kamis (29/11/2018).

Sebagaimana diketahui, per bulan Februari 2018, Transparency International (TI) merilis indeks persepsi korupsi negara-negara di dunia untuk tahun 2017.

Indonesia ada di peringkat ke-96 dari 180 negara dengan nilai 37. Indeks persepsi korupsi dari TI menggunakan skala 0-100. Nilai 0 artinya paling korup sedangkan nilai 100 berarti paling bersih.

Tidak hanya itu, masyarakat Indonesia juga kerap disuguhi operasi tangkap tangan (OTT) tindak pidana korpusi yang dilakukan oleh sejumlah pejabat negara.

Tidak tanggung-tanggung, beberapa waktu yang lalu, hampir seluruh jajaran DPRD di Kota Malang terlibat dalam tindak kriminal yang merugikan negara dan bangsa tersebut.

“Dari 180 negara kita berada diperingkat 96, bukan merupakan hal yang patut dibanggakan, kita bersama harus memperbaiki ini,” katanya.

Lebih lanjut, Kang Eddy menilai korupsi sebagai tindakan amoral, egois, mengabaikan etika, melanggar aturan hukum dan agama serta merugikan masyarakat.

Maka dari itu, semangat pemberantasan korupsi, kata dia, harus selalu digaungkan.

“Tidak ada kebaikan di dalam korupsi hanya membawa kita ke dalam keterpurukan, banyak uang rakyat dipergunakan untuk kepentingan pribadi dan sebagian golongan,” kata dia.

Ia juga mengingatkan kepada para pejabat negara agar amanah kepada rakyat. Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang menurun, Kang Eddy tidak habis pikir tindak korupsi yang dilakukan oleh wakil rakyat.

“Masyarakat kita sangat membutuhkan uluran tangan para wakil rakyat, dan jika wakil rakyat tersebut korupsi saya bisa menjamin hidupnya tidak barokah dan tidak tenang karena sudah memakan uang rakyat,” kata Kang Eddy.

 Sumber : Tribun Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published.