Warga Curhat BPJS Ditolak, Eddy Soeparno Ingin BPJS Dibenahi

TRIBUNJABAR.ID, BOGOR – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN yang juga calon anggota DPR RI Dapil Jabar III, Eddy Soeparno dalam safari politiknya banyak menerima keluhan warga terkait BPJS yang kerap ditolak oleh pihak rumah sakit.

Pria yang akrab disapa Kang Eddy ini mengatakan bahwa BPJS sebagai sarana penunjang kesehatan masyarakat harus dilakukan pembenahan.

“BPJS saat ini harus dibenahi agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” kata Kang Eddy, Jumat (23/11/2018).

Ia menambahkan, saat ini BPJS sebagai sarana kesehatan masyarakat telah gagal memberikan pelayanannya kepada masyarakat.

Hal ini dikarenakan tunggakan dana yang dilakukan oleh pemerintah kepada pihak rumah sakit sangat besar. Akibatnya, banyak masyarakat yang kerap ditolak oleh pihak rumah sakit ketika menggunakan kartu BPJS.

“Maka dari itu pembenahan harus dilakukan, alokasi dana pemerintah harus ditingkatkan untuk menunjang kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia berkomitmen memperjuangkan pembenahan BPJS agar dapat melayani para warga yang membutuhkan.

Sebelumnya, seorang warga Mekarwangi, Tanah Sareal, Kota Bogor, Muhammad Tohir (36) mengeluhkan pelayanan rumah sakit kepada masyarakat yang menggunakan kartu BPJS. Karena hal tersebut, Tohir harus merelakan keponakannya yang tidak jadi lahir ke dunia.

Ia mengatakan, ketika mengantar saudaranya untuk bersalin menggunakan kartu BPJS, rumah sakit kerap menolak dengan pelbagai alasan. Akibatnya, ia pergi dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain dengan modal surat rujukan.

Setelah dua rumah sakit terlewati, bayi yang dikandung di dalam rahim saudaranya tidak dapat diselamatkan.

“Saya mohon kepada Pak Eddy membenahi BPJS agar rumah sakit tidak memandang sebelah mata kami yang menggunakan fasilitas tersebut,” ujarnya.

Sumber : Tribun Jabar

Leave a Reply

Your email address will not be published.